Search
Close this search box.

750 Keluarga Prasejahtera di Bengkulu Terima Sambungan Listrik Gratis

Simbolis penyalaan listrik di salah satu rumah penerima manfaat program BPBL di Kabupaten Lebong, Bengkulu oleh Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana (kedua dari kanan) pada Sabtu (7/2). (FOTO: PLN)

Bengkulu, SenayanTalks – Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bekerja sama dengan PT PLN (Persero) resmi menghadirkan sambungan listrik gratis bagi 750 keluarga prasejahtera di Provinsi Bengkulu. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mempercepat pemerataan akses energi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Lebong Tambang, Kabupaten Lebong, cahaya listrik untuk pertama kalinya menerangi rumah Singgih Permana. Setelah bertahun-tahun hidup tanpa sambungan listrik mandiri, kini keluarganya dapat menikmati penerangan yang layak. Ia mengaku bersyukur karena anak-anaknya kini bisa belajar pada malam hari tanpa khawatir kegelapan.

Program BPBL di Bengkulu menjangkau 750 keluarga prasejahtera. Sebanyak 277 keluarga di Desa Tanjungan, Kecamatan Seluma, Kabupaten Seluma menerima sambungan listrik pada 6 Februari 2026, sementara 473 keluarga di Kabupaten Lebong mendapatkan sambungan pada 7 Februari 2026. Seluruh penerima manfaat memperoleh instalasi listrik lengkap dengan pemasangan kWh meter sehingga memiliki akses listrik mandiri di rumah masing-masing.

Bagi banyak warga, listrik bukan sekadar penerangan, melainkan kebutuhan dasar untuk meningkatkan kualitas hidup. Hayati, warga Lebong Tambang lainnya, kini dapat menggunakan kipas angin di ruang tamunya. Hal sederhana tersebut sebelumnya tidak pernah ia rasakan karena keterbatasan akses listrik.

Gubernur Helmi Hasan mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PLN dalam menghadirkan program penyambungan listrik gratis ini.

Menurutnya, kolaborasi yang solid antara pemerintah dan BUMN membuktikan bahwa manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa pemerataan akses listrik menjadi prioritas perusahaan dalam mendukung pembangunan yang berkeadilan.

Ia menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, PLN siap menyukseskan Program BPBL sebagai bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan, menggerakkan perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta membantu pengentasan kemiskinan.

Program BPBL sendiri merupakan inisiatif Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk membantu masyarakat yang belum memiliki akses listrik mandiri. Penyalaan simbolis dilakukan di salah satu rumah penerima manfaat dan disambut penuh rasa syukur oleh warga setempat.

Kini, dari rumah-rumah di pelosok Bengkulu, cahaya listrik telah menyala menerangi ruang belajar anak-anak dan mendukung aktivitas keluarga pada malam hari.

Kehadiran listrik diharapkan menjadi awal perubahan menuju kehidupan yang lebih produktif dan sejahtera bagi ratusan keluarga penerima manfaat.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya