Search
Close this search box.

Mezzo Rise in Art Bermodal Rp800 Ribu

Jakarta, SenayanTalks — Tidak semua anak muda memilih bekerja tetap setelah lulus sekolah. Bagi Ilham, pemuda berusia 21 tahun asal Bogor, dunia usaha adalah jalan yang ia pilih. Dorongan untuk membantu ekonomi keluarga dan tekad untuk mandiri membuatnya berani terjun ke bisnis fesyen. Meski perjalanan awal penuh keterbatasan, kini Ilham berhasil membesarkan Mezzo Rise in Art, brand lokal yang mampu meraih omzet puluhan juta rupiah setiap bulan berkat dukungan platform digital Shopee.

Lahir di keluarga sederhana, Ilham terbiasa melihat orang tuanya bekerja keras. Pengalaman itu menanamkan semangat kemandirian finansial sejak muda. Dengan modal hanya Rp800 ribu, ia memulai bisnis fesyen pria kasual sederhana. Produk yang terbatas membuatnya sulit bersaing dengan brand besar, tetapi tekad dan kerja keras menjadi kunci untuk terus bertahan.

Ilham aktif mempelajari tren fesyen, strategi pemasaran, hingga cara mengelola stok. Ia juga belajar dasar-dasar digital marketing seperti memotret produk, membuat video, dan menulis deskripsi yang menarik.

“Kalau menyerah sekarang, semua perjuangan akan sia-sia. Justru keterbatasan menjadi alasan untuk melangkah lebih jauh,” ujarnya.

Titik balik perjalanan bisnis

Perkembangan Mezzo Rise in Art mulai terlihat signifikan saat Ilham serius memanfaatkan Shopee sebagai etalase digital. Melalui kampanye besar seperti Big Ramadan Sale hingga 12.12 Birthday Sale, pesanan produknya melonjak drastis dari rata-rata 30–40 per bulan menjadi hingga 500 potong per hari.

Shopee juga memberikan pendampingan berupa pelatihan dan kelas untuk pelaku UMKM. Dari situ, Ilham belajar mengoptimalkan fitur-fitur seperti Shopee Live, Shopee Video, hingga Shopee Affiliate Program. Saat ini, sekitar 70 persen penjualan Mezzo Rise in Art berasal dari Shopee.

“Shopee memberi saya ruang untuk tumbuh. Kalau dulu hanya berharap ada satu-dua pesanan, sekarang bisa melayani ratusan konsumen sehari,” kata Ilham.

Ciptakan lapangan kerja

Pertumbuhan penjualan membuat Ilham memperluas kapasitas produksi. Dari yang semula ia jalankan seorang diri, kini bisnisnya telah mempekerjakan enam orang dari lingkungan sekitar. Sebagian besar fokus di konveksi, sementara sisanya menangani pengemasan. Promosi dan keuangan masih ia kelola langsung untuk menjaga kualitas.

Dengan omzet yang menembus puluhan juta rupiah per bulan, Ilham kini berencana memperkuat manajemen produksi serta membawa produk Mezzo Rise in Art menembus pasar internasional.

“Kalau saya yang memulai dari nol bisa sampai di titik ini, saya yakin anak muda lain juga bisa. Kuncinya konsistensi, semangat belajar, dan memanfaatkan platform digital seperti Shopee yang membuka banyak jalan,” tutupnya.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya