Jakarta, SenayanTalks – Komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan terus diperkuat oleh PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). Menandai satu tahun perjalanan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability”, perusahaan berhasil menanam 6.526 pohon trembesi sejak inisiatif ini dimulai pada September 2024.
Program ini merupakan bentuk integrasi antara bisnis dan pelestarian lingkungan. Melalui konsep sederhana namun berdampak besar, WSBP menanam satu pohon trembesi untuk setiap 10 batang produk Spun Pile yang dikirim ke berbagai proyek konstruksi di seluruh Indonesia.
“Kami tidak hanya berfokus pada kualitas produk dan konstruksi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Pohon-pohon yang ditanam kami rawat dan pantau perkembangannya secara berkala. Selama satu tahun berjalan, program ini terbukti memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung pengurangan emisi karbon,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.
Penanaman pohon trembesi dalam program ini terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap mitigasi perubahan iklim. Trembesi kecil berumur satu tahun mampu menyerap sekitar 0,366 kgCO₂eq per pohon. Seiring pertumbuhan yang panjang dan ukuran pohon dewasa yang besar, kemampuan penyerapan karbon akan meningkat drastis.
Hingga kini, program Piles of Sustainability telah berkontribusi terhadap penyerapan emisi karbon sebesar 2.384,73 kgCO₂eq. Angka ini diproyeksikan terus bertambah seiring bertambahnya jumlah pohon yang ditanam melalui program tersebut.
“Dengan bertambahnya pohon yang kami tanam, efek positif terhadap lingkungan akan terus meningkat. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami untuk menghadirkan dampak ekologis jangka panjang,” tambah Fandy.
Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan berbagai mitra dan pelanggan yang menggunakan produk Spun Pile WSBP di proyek strategis nasional. Kolaborasi ini mencakup kerja sama dengan Waskita-Abipraya JO untuk proyek Patimban Access Toll Road Paket 2, PT Multi Welindo untuk Terminal Batubara Gasing, PT Hutama Karya Infrastruktur untuk Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Ruas Betung–Tempino–Jambi, PT Indo Fudong Konstruksi untuk proyek PLTSa Palembang, PT Moderen Multi Graha untuk Sorong Modern City Mall, dan sejumlah mitra lainnya.
“Kolaborasi adalah kunci utama. Bersama mitra dan pelanggan, kami membuktikan bahwa keberlanjutan bisa diwujudkan melalui sinergi antara produsen, kontraktor, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami optimistis program ini tidak berhenti di tahun pertama. Ini baru langkah awal menuju masa depan yang lebih hijau,” tutur Fandy.
ESG fondasi bisnis
Sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), WSBP memastikan bahwa setiap inisiatif, termasuk program Piles of Sustainability, dijalankan secara terukur, selaras dengan tata kelola perusahaan, dan manajemen risiko yang baik.
WSBP percaya bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya soal menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga tentang membangun masa depan yang tangguh, inklusif, dan ramah lingkungan. Melalui program ini, perusahaan menunjukkan bahwa sektor konstruksi dapat berjalan beriringan dengan upaya pelestarian alam dan pengurangan emisi karbon.

Baca juga :



