Jakarta, SenayanTalks — Upaya memerangi deforestasi di Indonesia memasuki babak baru. MapBiomas Indonesia resmi meluncurkan MapBiomas Alerta, platform validasi dan publikasi deforestasi berbasis citra satelit resolusi tinggi yang dapat dipantau publik secara mingguan.
Sistem ini dirancang untuk meningkatkan kepastian data deforestasi, memudahkan pemantauan jarak jauh, serta memperkuat upaya penegakan hukum terhadap pembukaan hutan ilegal.
Koordinator Teknis MapBiomas Indonesia, Dedy P. Sukmara, menjelaskan bahwa Alerta tidak berfungsi mendeteksi deforestasi seperti GLAD Alert atau RADD. Sebaliknya, sistem ini memvalidasi setiap isyarat deforestasi sejak Januari 2021, memastikan akurasi dengan citra resolusi tinggi sebelum dan sesudah kejadian.
“Setiap data dilengkapi informasi luas area, waktu kejadian, lokasi administrasi, kawasan hutan, hingga perizinan. Semua dapat diakses publik setiap minggu,” ujar Dedy.
Platform ini dikembangkan sejak 2024, mengadaptasi teknologi Alerta yang lebih dulu sukses digunakan di Brasil sejak 2018.
Deforestasi masih tinggi
Koordinator Nasional MapBiomas Indonesia, Timer Manurung, menekankan bahwa data akurat adalah fondasi penting dalam menekan laju deforestasi yang hingga kini masih terjadi dalam skala besar di berbagai wilayah Indonesia.
“Banyak pembukaan hutan terjadi jauh dari pengawasan. Dengan data yang akurat dan terbuka, pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat bisa bertindak lebih cepat dan tepat. Ini langkah maju untuk melindungi hutan Indonesia,” tegas Timer.
Peluncuran Alerta digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, dihadiri perwakilan masyarakat sipil, akademisi, pemerintah, lembaga penegakan hukum, hingga lembaga sertifikasi standar keberlanjutan. Acara juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube Auriga Nusantara disertai dialog publik.
MapBiomas menargetkan Alerta dapat memperkuat efektivitas pengawasan dan penegakan hukum, kepatuhan industri terhadap rantai pasok bebas deforestasi, analisis risiko pembiayaan pada wilayah terdeforestasi, advokasi berbasis data, peningkatan kesadaran publik mengenai deforestasi.
Dengan sistem yang mengintegrasikan data satelit dan validasi manual, Alerta diharapkan menjadi alat transparansi penting bagi Indonesia dalam menjaga hutan alam dan memenuhi komitmen keberlanjutan.
Baca juga :



