Search
Close this search box.

SkillsBridge 21 Asah Critical Thinking dan Public Speaking Siswa SMA

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Harapan Kasih, Asmawiyah, S.Pd. (kiri), menyampaikan apresiasi kepada Founder SkillsBridge21, Jacob Christopher Budiman. (FOTO: Eduquip Education)

Jakarta, SenayanTalks — Sebanyak 60 pelajar SMA Harapan Kasih Jakarta mengikuti pelatihan keterampilan abad ke-21 yang menekankan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, desain grafis, dan public speaking. Pelatihan ini digelar pada Selasa (9/12/2025) di aula sekolah yang berlokasi di Jl. Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, dengan menghadirkan founder SkillsBridge21, Jacob Christopher Budiman, sebagai narasumber utama.

Jacob membuka sesi pelatihan dengan topik pemantik mengenai media sosial yang menurutnya “sebaiknya dilarang saja”. Pernyataan ini langsung memicu reaksi spontan dari para peserta yang pro dan kontra, sehingga suasana diskusi menjadi hidup.

“Marilah berlatih untuk berpikir kritis. Terhadap isu ini silakan berpikir dulu. Jika setuju ataupun tidak setuju, ayo sampaikan pendapatmu dengan penuh percaya diri,” ujar Jacob memancing para peserta untuk mengemukakan argumennya.

Beberapa pelajar pun maju ke depan untuk menyampaikan pendapat, sementara Jacob memberi masukan tentang bagaimana menyampaikan argumen secara efektif, logis, dan terstruktur.

Jacob menjelaskan bahwa kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan critical thinking merupakan kompetensi utama yang harus dimiliki generasi muda di masa depan.

“Dunia akan semakin berubah dan pekerja di masa depan sangat membutuhkan skills seperti itu. Karena itu saya ingin mendorong anak-anak SMA untuk terus berlatih menguasainya,” tuturnya.

Selain materi berpikir kritis, tim SkillsBridge21 juga memberikan pelatihan desain grafis dan public speaking.

Peserta langsung praktik

Owen Matthew Khouw, narasumber dari SkillsBridge21, memperlihatkan berbagai contoh logo perusahaan dan mengajak siswa menemukan ide awal sebelum membuat rancangan desain mereka sendiri. Para pelajar kemudian diminta mempresentasikan hasil desain di depan kelas.

Sementara itu, Karen Aurelia Ho membawakan materi public speaking. Ia melatih siswa menyusun ide, merumuskan poin-poin penting, menyiapkan data akurat, hingga menyampaikan argumen secara terstruktur dan meyakinkan.

Jacob, Owen, dan Karen merupakan penerima internal school scholarship awardee di Singapura dan kini aktif mengembangkan SkillsBridge21 untuk membantu peningkatan kapasitas generasi muda Indonesia.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Harapan Kasih, Asmawiyah, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang diberikan kepada para siswa.

“Terima kasih kepada SkillsBridge21 dan tim yang sudah datang ke sini untuk melatih anak-anak kami. Ini sangat baik untuk mendukung generasi masa depan di sekolah ini,” katanya.

Pelatihan ini juga didukung platform Eduquip Education dan komunitas Pitulung.Ministry, yang memiliki fokus pada pengembangan pendidikan generasi muda Indonesia.

Sesi pelatihan yang berlangsung selama satu hari tersebut diharapkan mampu menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan komunikasi pelajar SMA Harapan Kasih Jakarta, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan dunia modern.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya