Jakarta, SenayanTalks — Kantor Perwakilan Perdagangan dan Ekonomi Taipei (Taipei Economic and Trade Office/TETO) di Indonesia meluncurkan film pendek berjudul Pelan Saja sebagai upaya mempromosikan pendidikan tinggi Taiwan kepada generasi muda Indonesia. Film ini resmi tayang di berbagai platform media sosial sejak 10 Desember 2025.
Film pendek Pelan Saja mengisahkan perjalanan emosional seorang lulusan SMA asal Indonesia yang sempat ragu melanjutkan studi ke luar negeri. Cerita berkembang ketika ia mendapat dorongan dari senior yang tengah menempuh pendidikan di Taiwan hingga akhirnya berani mendaftar, meraih beasiswa, dan melanjutkan kuliah di Negeri Formosa.
Film tersebut diproduksi melalui kolaborasi TETO dengan tim kreatif Indonesia, OMNI Studio. Kolaborasi ini menjadi kali pertama TETO menggandeng rumah produksi lokal Indonesia dalam pembuatan konten promosi pendidikan dari sudut pandang budaya Indonesia.
Peluncuran film ini merupakan bagian dari strategi TETO untuk memperkuat kerja sama pendidikan antara Taiwan dan Indonesia sekaligus mendukung kebijakan New Southbound Policy atau Penyiapan Talenta Baru ke Arah Selatan. Pendekatan cerita yang hangat dan dekat dengan realitas keluarga Indonesia diharapkan mampu meningkatkan minat pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke Taiwan.
Film Pelan Saja menampilkan berbagai tantangan yang umum dihadapi mahasiswa Indonesia saat belajar di luar negeri, mulai dari adaptasi budaya hingga kerinduan pada keluarga. Namun, melalui lingkungan belajar yang inklusif, dukungan komunitas, dan fasilitas ramah mahasiswa internasional di Taiwan, tokoh utama bernama Kim berhasil menyelesaikan studinya dan kembali ke Indonesia untuk membagikan pengalamannya.
Taiwan dikenal sebagai salah satu destinasi pendidikan favorit mahasiswa Indonesia karena memiliki lingkungan yang aman, ramah, serta inklusif. Selain itu, tersedia beragam program beasiswa, kelas berbahasa Inggris dan Mandarin, serta peluang magang dan kerja yang terintegrasi dengan industri. Fasilitas ramah Muslim, termasuk ketersediaan makanan halal, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pelajar Indonesia.
Saat ini, jumlah mahasiswa Indonesia di Taiwan tercatat telah melampaui 16 ribu orang. Indonesia menjadi negara asal mahasiswa asing terbesar kedua di Taiwan, meningkat signifikan dibandingkan satu dekade lalu yang hanya sekitar 3.000 mahasiswa. Kerja sama pendidikan kedua negara juga terus berkembang, mencakup pertukaran mahasiswa, program gelar ganda, hingga pendidikan vokasi.
Mengusung tema Pelan Saja yang lekat dengan budaya Indonesia, film ini menggambarkan proses adaptasi mahasiswa Indonesia di Taiwan secara bertahap dan penuh makna. Film ini juga menampilkan gambaran nyata kehidupan pelajar, mulai dari transportasi publik yang mudah diakses hingga aktivitas komunitas mahasiswa internasional.
TETO mengajak pelajar, orang tua, serta masyarakat Indonesia untuk menyaksikan film Pelan Saja dan mengenal lebih jauh peluang studi di Taiwan. Informasi lengkap mengenai beasiswa, jadwal penerimaan mahasiswa, serta profil perguruan tinggi Taiwan dapat diakses melalui kanal resmi TETO dan Taiwan Education Center.
Baca juga :



