Search
Close this search box.

Jembatan Teupin Mane Dibuka, Distribusi BBM ke Wilayah Bireuen Kembali Normal

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan mobil tangki BBM telah berhasil melintasi jembatan Teupin Mane yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan Kabupaten Bener Meriah dan Takengon. (FOTO: Pertamina Patra Niaga)

Bireuen, SenayanTalks — Distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah Kabupaten Bireuen kembali berjalan lancar setelah Jembatan Teupin Mane resmi dapat dilalui kendaraan, Selasa (17/12/2025). Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan mobil tangki BBM telah berhasil melintasi jembatan tersebut pada pagi hari.

Jembatan Teupin Mane merupakan akses vital yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan Kabupaten Bener Meriah dan Takengon, sekaligus menjadi jalur utama mobilitas masyarakat dan distribusi energi di wilayah tersebut. Sebelumnya, jembatan ini mengalami perbaikan berkelanjutan yang berdampak pada keterbatasan distribusi BBM.

Pasca dibukanya kembali jembatan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut langsung menyalurkan BBM ke Pertashop KM 10 Teupin Mane. Sementara itu, distribusi ke Pertashop KM 31 Suka Tani dan Pertashop KM 50 Blang Rakal akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kondisi akses jalan dan kesiapan operasional di lapangan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, terbukanya kembali Jembatan Teupin Mane menjadi faktor krusial dalam pemulihan distribusi energi ke wilayah tersebut.

“Dengan dibukanya kembali Jembatan Teupin Mane, mobil tangki kini dapat melintas sehingga distribusi BBM ke sejumlah Pertashop di Kabupaten Bireuen dapat kembali dilakukan secara bertahap. Kami terus memantau kondisi jalur distribusi agar penyaluran berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat, sekaligus memastikan distribusi energi tetap berjalan optimal. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait akan terus dilakukan untuk menyesuaikan pola distribusi dengan kondisi lapangan.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah Bireuen, Bener Meriah, dan Takengon, seiring normalnya kembali jalur distribusi energi melalui Jembatan Teupin Mane.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya