Search
Close this search box.

Bantuan Pertamina Jangkau Wilayah Paling Terdampak Banjir Sumatera

Jakarta, SenayanTalks — Cuaca ekstrem yang disertai curah hujan tinggi di sejumlah wilayah Sumatera sejak awal pekan memicu bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor. Bencana ini menyebabkan ribuan warga terdampak, akses transportasi terputus, serta distribusi kebutuhan dasar terganggu.

Menanggapi situasi darurat tersebut, Pertamina Patra Niaga melalui program Pertamina Peduli bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan ke empat wilayah paling terdampak: Padang Pariaman, Sibolga–Tapanuli, Lhokseumawe, dan Aceh Utara. Penyaluran dilakukan sejak Rabu (26/11) dan masih berlangsung hingga Jumat (28/11).

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan bahwa aksi cepat tanggap ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan menjaga keberlanjutan energi sekaligus membantu masyarakat dalam masa sulit.

“Bencana hidrometeorologi ini membawa tantangan besar bagi masyarakat. Pertamina Peduli hadir secepat mungkin untuk memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi, termasuk akses LPG bagi dapur umum dan layanan masyarakat di posko,” ujar Roberth.

Sebar bantuan ke dapur umum

Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok ke posko pengungsian di berbagai titik Sumatera. Bantuan tersebut meliputi: 1.660 kg beras, 774 kardus mie instan, 142 papan telur, 57 kardus minyak goreng, 40 tabung Bright Gas, dan 290 kardus air mineral.

Seluruh bantuan disesuaikan dengan kebutuhan mendesak warga dan mendukung dapur umum di wilayah bencana.

Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan BPBD dan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi tepat sasaran. Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan monitoring agar bantuan dapat menjangkau wilayah yang aksesnya terdampak banjir dan longsor.

Bupati Padang Pariaman, Jhon Kennedy Aziz, mengapresiasi kontribusi Pertamina yang hadir membantu warga di wilayah paling terdampak, terutama di Kecamatan Ulakan Tapakis.

“Bantuan ini sangat membantu percepatan pemulihan warga. Kami berterima kasih kepada Pertamina yang cepat bergerak memberikan dukungan,” katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman, Emri Nurman, juga menyatakan bantuan tersebut sangat dibutuhkan para pengungsi.

“Respon cepat Pertamina Patra Niaga Sumbagut sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan logistik selama masa darurat,” ujarnya.

Pendampingan pascabencana

Roberth menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan dukungan awal dan pendampingan akan terus dilakukan hingga warga benar-benar pulih.

“Pemulihan pascabencana membutuhkan waktu dan perhatian bersama. Pertamina Patra Niaga akan terus mendampingi masyarakat hingga mereka bisa kembali beraktivitas normal,” tutupnya.

Melalui aksi tanggap bencana ini, Pertamina kembali menunjukkan komitmennya untuk tetap hadir dalam kondisi apa pun—menjaga pasokan energi sekaligus memberi harapan bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya