Jakarta, SenayanTalks — Upaya mendorong UMKM naik kelas terus dilakukan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Pusat. Salah satunya melalui penutupan Program Business Development Services (BDS) Meet The Market 2025 yang menghadirkan Chef Firhan Ashari, alumni ajang MasterChef Indonesia, untuk mencicipi langsung produk kuliner UMKM binaan.
Kegiatan penutupan BDS Meet The Market (MTM) 2025 tersebut digelar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Tanah Abang Satu, Jumat (12/12/2025). Program ini menjadi ruang pertemuan antara pelaku UMKM kuliner binaan Jakpreneur Jakarta Pusat dengan 14 unit kerja vertikal di bawah Kanwil DJP Jakarta Pusat.
Kepala Kanwil DJP Jakarta Pusat, Eddi Wahyudi, mengatakan masih banyak UMKM yang memiliki produk berkualitas, namun belum optimal terserap pasar karena keterbatasan akses, jejaring, dan pemahaman model bisnis.
“Melalui BDS Meet The Market, DJP tidak hanya berperan sebagai otoritas fiskal, tetapi juga sebagai mitra pembina UMKM. Program ini dirancang sebagai pembinaan jangka panjang agar usaha UMKM berkelanjutan,” ujar Eddi.
Ia menambahkan, ketika usaha UMKM berkembang dan terhubung dengan pasar, kepatuhan pajak akan tumbuh secara alami dan sukarela.
Program BDS MTM 2025 berlangsung sejak 30 Oktober hingga 12 Desember 2025 dan diikuti oleh 21 UMKM kuliner dari Jakpreneur Jakarta Pusat. Selama program, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif, mulai dari penguatan model bisnis, pemasaran digital, desain kemasan, fotografi produk, literasi pembiayaan, pelatihan barista, hingga edukasi perpajakan.
Sebagai puncak kegiatan, Chef Firhan Ashari melakukan food testing terhadap produk UMKM peserta. Ia menilai kualitas rasa produk UMKM saat ini sudah sangat kompetitif, namun masih perlu peningkatan pada aspek kemasan.
“Sekarang banyak produk UMKM yang rasanya sudah enak. Tantangannya ada pada kemasan, karena tampilan sangat menentukan daya tarik pasar,” ujar Chef Firhan.

Salah satu peserta, Vonny, pemilik Vafara Kuliner, mengaku bangga produknya dicicipi langsung oleh Chef Firhan. Ia mengatakan ulasan positif tersebut berdampak langsung pada peningkatan kepercayaan diri dan permintaan produk.
“Produk saya diposting di Instagram Story oleh Chef Firhan dan langsung banyak pesanan masuk. Ini membuat saya semakin yakin menjalani usaha,” kata Vonny.
Keberhasilan program ini didukung kolaborasi lintas instansi, antara lain Suku Dinas PPKUKM Jakarta Pusat, Kanwil DJPb Provinsi DKI Jakarta, serta mitra swasta dan komunitas. Kolaborasi tersebut memastikan UMKM tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga akses nyata ke peluang pasar, termasuk pengadaan di instansi pemerintah.
Penutupan BDS Meet The Market 2025 menegaskan program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi kebijakan jangka panjang dalam membangun ekosistem UMKM yang berdaya saing, berkelanjutan, dan patuh pajak.
Kanwil DJP Jakarta Pusat berharap pengetahuan, jejaring, dan pengalaman yang diperoleh peserta menjadi bekal untuk membawa UMKM naik kelas dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional di masa depan.
Baca juga :
