Search
Close this search box.

Dari Istiqlal hingga Sheikh Zayed Solo, Masjid Karya Waskita Jadi Pilihan Salat Ied

Jakarta, SenayanTalks — Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, sejumlah masjid besar di Indonesia mulai bersiap menggelar salat Idulfitri berjemaah. Lima masjid yang dibangun dan direnovasi oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk menjadi salah satu pilihan utama masyarakat.

Kelima masjid tersebut adalah Masjid Istiqlal, Masjid Raya Baiturrahman, Masjid Sheikh Zayed, Masjid Raya Baiturrahman, serta Masjid Nasional Al-Akbar. Total kapasitasnya mencapai sekitar 200 ribu jemaah.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, mengatakan pembangunan dan renovasi masjid tersebut merupakan kontribusi perusahaan dalam mendukung fasilitas ibadah umat Muslim.

“Sebagai BUMN konstruksi yang telah berpengalaman lebih dari 65 tahun, kami ingin para jemaah bisa beribadah dengan khusyuk, aman, dan nyaman,” kata Ermy dalam keterangan tertulis, Jumat, 20 Maret 2026.

Ia menjelaskan, dalam proses pembangunan, Waskita tidak hanya mengutamakan kualitas bangunan, tetapi juga mempertimbangkan nilai sejarah masing-masing masjid.

Pada Masjid Raya Baiturrahman di Aceh, misalnya, desain dibuat menyerupai Masjid Nabawi. Masjid yang berdiri sejak 1612 itu kini dilengkapi 12 payung raksasa dan pohon kurma di halaman, sehingga menjadi salah satu destinasi wisata religi utama di Banda Aceh.

Sementara itu, renovasi Masjid Raya Baiturrahman di Semarang tetap mempertahankan arsitektur tradisional Jawa dengan struktur limasan. Waskita hanya menambahkan elemen modern seperti kolam air untuk menciptakan suasana sejuk di area masjid.

Menurut Ermy, proses renovasi masjid di Semarang dapat diselesaikan dalam waktu 11 bulan berkat penerapan Building Automation System (BAS) yang mengintegrasikan sistem tata udara, pencahayaan, dan peralatan mekanikal, elektrikal, serta plumbing.

Masjid Sheikh Zayed di Solo juga menjadi salah satu proyek penting. Masjid yang merupakan hibah dari Uni Emirat Arab ini dibangun menyerupai Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, namun tetap mengusung kearifan lokal melalui motif batik kawung pada bagian interiornya. Masjid ini mampu menampung hingga 15 ribu jemaah.

Adapun Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya yang direnovasi pada 2022 memiliki kapasitas hingga 45 ribu jemaah. Salah satu keunggulannya adalah ruang utama tanpa pilar tengah, sehingga pandangan jemaah ke arah mihrab tidak terhalang.

Waskita juga terlibat dalam renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta yang selesai pada 2021. Selain memperbarui pencahayaan, masjid ini kini dilengkapi teknologi ramah lingkungan (green building). Kubah masjid juga disorot pencahayaan sehingga tampak bersinar pada malam hari.

Tak hanya itu, Waskita membangun Terowongan Silaturahim yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral Jakarta sebagai simbol toleransi antarumat beragama. Terowongan ini sempat dikunjungi oleh Paus Fransiskus pada 2024.

Ermy berharap keberadaan masjid-masjid tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah salat Idulfitri.

“Kelima masjid ini menjadi simbol peradaban Islam di berbagai daerah. Kami berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan penuh khidmat dan suka cita bersama keluarga,” ujarnya.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya