Jakarta, SenayanTalks — Dewan Komisaris PT Hutama Karya (Persero) melakukan kunjungan kerja ke lapangan untuk memantau dan mengevaluasi kinerja perusahaan, Selasa (16/12/2025). Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan aset strategis dan unit usaha yang berkontribusi terhadap pendapatan berkelanjutan perusahaan.
Dalam agenda tersebut, Dewan Komisaris meninjau dua lokasi utama. Lokasi pertama adalah aset tanah di Karawaci, Kabupaten Tangerang, yang direncanakan akan diserahkan kepada Hutama Karya oleh pemerintah melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN) Non-Tunai. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi eksisting aset sebelum proses penyerahan resmi, sekaligus mengkaji potensi pengembangan bisnis di masa mendatang.
Lokasi kedua yang dikunjungi adalah Hotel Aston Priority Simatupang, unit usaha perhotelan yang dikelola oleh anak usaha Hutama Karya, PT HK Realtindo (HKR). Hotel tersebut saat ini menjadi penyumbang recurring income terbesar bagi HKR.
Dewan Komisaris meninjau langsung operasional hotel serta mencermati berbagai tantangan dan kendala yang dihadapi manajemen. Dengan melihat kondisi di lapangan secara langsung, masukan yang diberikan diharapkan lebih konkret dan tepat sasaran untuk meningkatkan kinerja unit usaha.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris, komite, serta perwakilan manajemen PT Hutama Karya (Persero), bersama Komisaris dan manajemen PT HK Realtindo. Hadir dalam kunjungan tersebut antara lain Komisaris Utama Hutama Karya Yudo Margono, Komisaris Independen R. Wahyudi Muryadi, Siti Jamaliah Lubis, dan Mudanto Hatta, serta Komisaris Essy Asiah dan Andus Winarno.
Turut mendampingi, EVP Divisi Pengembangan Bisnis dan Manajemen Portofolio Hutama Karya Ekwan Hadyanto, Plt Komisaris Utama HK Realtindo Eko Nurmaryadi, serta Plt Direktur Utama HK Realtindo Juni Iranto.
Melalui tinjauan lapangan dan diskusi teknis yang dilakukan, Dewan Komisaris berharap dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kesiapan aset, peluang pengembangan, serta strategi optimalisasi nilai aset secara berkelanjutan, guna mendukung kinerja dan pertumbuhan Hutama Karya ke depan.
Baca juga :



