Search
Close this search box.

Listrik Aceh Kembali Menyala, PLN Ungkap Tantangan Pemulihan

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto (kanan), Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya (tengah) dan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kiri) setelah menghadiri rapat terbatas Pemerintah di posko terpadu penanganan bencana alam Aceh di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12). (FOTO: PLN)

Banda Aceh, SenayanTalks — Upaya pemulihan listrik di Aceh terus menunjukkan progres signifikan. PT PLN (Persero) mengumumkan telah berhasil memulihkan 93 persen sistem kelistrikan, sehingga lebih dari 1,7 juta masyarakat kembali menikmati aliran listrik setelah wilayah tersebut dilanda bencana banjir dan longsor dalam beberapa hari terakhir.

Empat kabupaten yang sempat mengalami gelap total—Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues—kini kembali terang.

Informasi tersebut disampaikan usai Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan langsung ke Aceh, Minggu (7/12). Dalam rapat terbatas, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergerak cepat memulihkan kondisi Aceh pascabencana.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kolaborasi semua lembaga, para gubernur, bupati yang hadir. Terutama, saya ingin menyampaikan penghargaan saya kepada semua pejabat, semua yang ada di lapangan, semua lembaga, TNI, Polri, BNPB, PLN, Kemensos, serta para dokter. Semuanya bekerja keras,” ujarnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa sejak awal bencana, Presiden memberi instruksi untuk mempercepat pemulihan kelistrikan. Ia mengatakan bahwa keberhasilan memulihkan pasokan listrik di empat kabupaten tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor.

“Alhamdulillah, pemulihan kelistrikan di empat kabupaten berjalan lancar. Ini bukan pekerjaan mudah, tetapi berkat kolaborasi kuat antara PLN, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta dukungan masyarakat, hal ini bisa tercapai dengan segera,” tutur Bahlil.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa kehadiran Presiden Prabowo langsung di lapangan memberikan dorongan moral luar biasa bagi para petugas PLN yang telah bekerja tanpa henti menghadapi medan ekstrem.

“Dukungan dan kehadiran langsung dari Bapak Presiden menjadi penyemangat luar biasa bagi seluruh tim kami di lapangan. Setelah berhari-hari bekerja non-stop, para petugas tentu kelelahan, tetapi rasa lelah tersebut berubah menjadi semangat. Hal yang sebelumnya tak mungkin, menjadi sangat mungkin,” ujarnya.

Menurut Darmawan, progres pemulihan meningkat pesat dari 81 persen menjadi 93 persen hanya dalam waktu singkat. Namun ia menegaskan bahwa Aceh masih memerlukan waktu sekitar 24 jam untuk proses sinkronisasi sistem demi memastikan pasokan listrik benar-benar stabil dan menghilangkan potensi pemadaman bergilir.

“Proses sinkronisasi dilakukan untuk mengeliminasi pemadaman bergilir sehingga sistem kelistrikan Aceh menjadi pulih seperti sedia kala,” jelasnya.

PLN juga memprioritaskan penyalaan listrik pada fasilitas publik vital seperti rumah sakit, posko pengungsian, kantor pemerintahan, jaringan telekomunikasi, serta area vital lainnya. Seiring itu, rumah-rumah warga juga terus dialiri listrik secara bertahap. Darmawan memastikan bahwa PLN menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.

“Kami memastikan setiap lokasi telah aman dari genangan air sebelum kembali dialiri listrik. Petugas juga bersiaga di wilayah-wilayah terdampak untuk mengantisipasi potensi gangguan susulan,” tambahnya.

Tantangan terbesar muncul ketika banjir susulan dan longsor merobohkan beberapa tower transmisi tegangan tinggi di titik-titik baru yang sebelumnya tidak terdampak. Kondisi itu memaksa PLN melakukan identifikasi ulang jaringan, mengirimkan peralatan tambahan, dan menambah jumlah personel untuk membangun tower darurat dalam waktu cepat.

“Di tengah upaya penyambungan transmisi yang sudah kami identifikasi, cuaca kembali memburuk dan merobohkan tower di titik baru. Namun berkat kerja bersama TNI, Polri, Pemda, BNPB, BPBA, hingga masyarakat, semua kendala tersebut dapat kami atasi,” tutup Darmawan.

Dengan progres yang terus meningkat, PLN optimistis Aceh akan segera kembali pulih sepenuhnya, memberikan ruang bagi masyarakat untuk bangkit dan melanjutkan aktivitas normal setelah bencana besar melanda wilayah tersebut.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya