Yogyakarta, SenayanTalks — PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI terus memperkuat perannya dalam pembiayaan infrastruktur sosial nasional. Terbaru, BUMN di bawah Kementerian Keuangan ini menyalurkan pembiayaan sebesar Rp150 miliar kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk pengembangan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di Kampus UGM, Yogyakarta, Rabu (29/10/2025). Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah, Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., serta Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI Sylvi J. Gani.
Reynaldi Hermansjah menjelaskan, dukungan kepada UGM ini merupakan pembiayaan perdana PTNBH (Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum) di Indonesia. Langkah tersebut menandai babak baru dalam kemandirian keuangan perguruan tinggi dan tata kelola keuangan yang transparan serta berkelanjutan.
“Pembiayaan Rp150 miliar kepada UGM ini adalah langkah strategis dan bersejarah. Kami bangga menjadi institusi pertama yang mendukung PTNBH melalui skema pembiayaan syariah. Ini komitmen kami memperkuat institusi publik, mendukung transformasi sektor kesehatan, dan mendorong pembangunan berkelanjutan,” ujar Reynaldi.
Skema syariah
Dukungan PT SMI diberikan melalui skema pembiayaan syariah Musyarakah Mutanaqisah (MMq). Dana tersebut akan digunakan untuk membangun gedung baru RSA UGM yang akan bertransformasi menjadi Rumah Sakit Tipe A modern.
Fasilitas baru ini akan memiliki kapasitas 498 tempat tidur, mampu menampung 40.378 pasien rawat inap dan 271.496 pasien rawat jalan per tahun. Dengan peningkatan kapasitas tersebut, RSA UGM diharapkan dapat memperkuat peran sebagai teaching hospital, pusat riset kesehatan, dan pengembangan SDM medis unggul.
Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menuturkan kerja sama ini akan memperkuat misi kampus untuk menghadirkan layanan kesehatan berbasis riset dan inovasi.
“RSA UGM kami arahkan menjadi pusat pengembangan vaksin, obat-obatan, alat diagnostik, dan terapi modern. Kerja sama dengan PT SMI ini menjadi sinyal positif bagi era baru kolaborasi PTNBH di Indonesia,” ujarnya.
Langkah strategis PT SMI ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya: SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) — memperluas akses layanan kesehatan berkualitas dan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) — memperkuat kapasitas SDM unggul di bidang kesehatan.
Selain itu, proyek ini mendukung agenda nasional Making Indonesia 4.0 dan Asta Cita, yang menekankan pentingnya kemandirian sektor kesehatan sebagai bagian dari industri strategis nasional.
Melalui pembiayaan ini, PT SMI berperan aktif mempercepat transformasi ekonomi dan pembangunan infrastruktur sosial yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Baca juga :
