Search
Close this search box.

Tekan Risiko Mudik Motor, Waskita Berangkatkan Pemudik dengan Bus

Jakarta, SenayanTalks – PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali mengikuti program Mudik Bersama BUMN 2026 dengan memberangkatkan hampir 300 pemudik ke sejumlah kota di Pulau Jawa. Program ini menjadi bagian dari inisiatif pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dan Badan Pengelola BUMN.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, mengatakan para peserta mudik terdiri dari pegawai, keluarga pegawai, anak usaha, serta masyarakat umum.

“Program ini tidak sekadar memenuhi kewajiban perusahaan, tetapi juga bentuk apresiasi kepada karyawan dan masyarakat,” kata Ermy dalam keterangan tertulis, Selasa, 17 Maret 2026.

Waskita memberangkatkan pemudik menuju sejumlah kota tujuan, antara lain Solo, Semarang, Yogyakarta, Malang, dan Surabaya. Seluruh peserta diberangkatkan menggunakan enam unit bus.

Sebanyak lima bus dilepas dari kantor pusat Waskita Karya di Jakarta. Sementara satu bus lainnya diberangkatkan dari kawasan Gelora Bung Karno (GBK) bersama puluhan BUMN lain.

Pelepasan peserta mudik di GBK turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono serta Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria.

Upaya Tekan Risiko dan Emisi

Menurut Ermy, program mudik gratis ini juga bertujuan mengurangi risiko perjalanan, khususnya bagi masyarakat yang biasanya menggunakan sepeda motor.

Ia menilai penggunaan kendaraan umum seperti bus dapat meningkatkan keselamatan sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas saat musim mudik.

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menekan emisi karbon dari sektor transportasi melalui pengurangan penggunaan kendaraan pribadi.

Dalam pelaksanaannya, Waskita tidak hanya menyediakan transportasi, tetapi juga membekali pemudik dengan konsumsi serta obat-obatan selama perjalanan.

Perusahaan menyatakan seluruh peserta dipastikan dalam kondisi aman dan sehat hingga tiba di tujuan.

Ermy menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Waskita berharap program serupa dapat diperluas pada tahun mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya