Search
Close this search box.

Teknologi AI Kini Diterapkan dalam Reksa Dana

Jakarta, SenayanTalks — Tren pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam pengelolaan reksa dana memasuki babak baru di Indonesia. Bareksa, Quantit, dan STAR Asset Management berkolaborasi menghadirkan STAR Fixed Income Neo AI Dollar, reksa dana pendapatan tetap berdenominasi dolar AS yang diperkuat eksposur saham AS hingga 15%.

Produk ini menjadi USD fixed income AI fund pertama di Indonesia, mengombinasikan stabilitas instrumen pendapatan tetap dengan peluang pertumbuhan saham teknologi berbasis AI yang tengah menguat di pasar AS.

STAR Fixed Income Neo AI Dollar memadukan rekam jejak stabil STAR AM di instrumen pendapatan tetap dengan momentum kenaikan indeks S&P 500 yang hingga 18 November 2025 tumbuh 11% dalam setahun.

Untuk menjaga kinerja, teknologi AI yang dikembangkan Bareksa bersama Quantit membantu proses analisis pasar, membaca data, dan pengambilan keputusan investasi secara cepat dan presisi.

Backtesting 10 tahun menunjukkan reksa dana ini berpotensi memberikan rata-rata imbal hasil 5,7%–8,5% per tahun, lebih tinggi dari rata-rata reksa dana USD pendapatan tetap di Indonesia yang hanya 4,48%, dan deposito USD satu tahun yang berada di level 2%.

Inovasi sesuai kebutuhan investor

CEO & Co-founder Bareksa, Karaniya Dharmasaputra, mengatakan inovasi ini menjadi langkah penting menghadirkan “intelligent investing” bagi investor ritel maupun institusi.

“Kami berkomitmen menyediakan produk investasi inovatif yang membantu nasabah mencapai target finansialnya,” ujar Karaniya.

CEO Quantit, Han DuckHee, menambahkan bahwa pengalaman Quantit di pasar AS dan Korea memperkuat kemampuan AI dalam menghasilkan keputusan investasi yang efisien dan disiplin.

Direktur STAR AM, Erwin Faizal, menyebut kolaborasi ini sebagai era baru pengelolaan dana di Indonesia.

“Stabilitas USD fixed income dipadukan peluang pertumbuhan saham AS dan diperkuat AI diharapkan mampu menavigasi pasar yang dinamis dengan cepat dan presisi,” ujarnya.

Strategi pengelolaan STAR Fixed Income Neo AI Dollar dipaparkan dalam talkshow “Inside the AI Mind: Can Technology Outsmart the Market?” yang menjadi bagian dari rangkaian acara 9th Bareksa Fund Night 2025 bertema Investment Intelligence: Unlocking AI-Powered Fund.

Acara tahunan ini juga mengumumkan 9th Bareksa Fund Awards 2025, yang memberikan penghargaan kepada produk reksa dana berkinerja terbaik berdasarkan penilaian Bareksa Barometer, meliputi aspek GCG dan information ratio.

Bareksa menyebut minat investor ritel terhadap aset global terus meningkat, menjadi alasan penting peluncuran STAR Fixed Income Neo AI Dollar. Produk ini menargetkan investor yang ingin memperoleh eksposur saham AS tetapi menginginkan tingkat fluktuasi yang lebih stabil.

Meski AI memegang peran analitis, Bareksa menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan manajer investasi STAR AM.

“Ke depan, Bareksa akan memperluas ekosistem AI-driven investing, baik dalam dolar maupun rupiah, demi menghadirkan investasi cerdas bagi seluruh investor Indonesia,” kata Karaniya.

Produk ini saat ini memasuki tahap finalisasi dan ditargetkan meluncur awal Desember 2025.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya