Jakarta, SenayanTalks – PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali dipercaya menjadi bagian dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Perseroan menandatangani kontrak proyek strategis senilai Rp1,9 triliun untuk pembangunan Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif, yang menjadi salah satu jalur utama penunjang konektivitas di kawasan pemerintahan baru tersebut.
Penandatanganan kontrak dilaksanakan di Kantor Otorita IKN (OIKN) dan disaksikan langsung oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono serta Direktur Sarana Prasarana Sosial OIKN Agus Ahyar.
Melalui proyek ini, Waskita Karya akan mengerjakan pembangunan jalan sepanjang 6,4 kilometer (km) yang terdiri dari beberapa ruas penting, seperti:
- Kolektor jalan sekunder ROW 36 sepanjang 1,88 km,
- Botanical garden ROW 24 sepanjang 1,115 km,
- Sumbu Tripraja ROW 24 sepanjang 1,68 km,
- Sumbu Tripraja ROW 16 sepanjang 0,459 km, dan
- Grande Barat ROW 44 sepanjang 1,268 km.
Selain pembangunan jalan, pekerjaan juga mencakup Multi Utility Tunnel (MUT), sistem mekanikal dan elektrikal, pedestrian dan jalur pesepeda, serta enam jembatan pelengkung, sepuluh box culvert cross drain, dan dinding penahan tanah. Proyek ini ditargetkan selesai pada akhir 2027.
Direktur Operasi II Waskita Karya, Dhetik Ariyanto, menyampaikan bahwa proyek ini memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas di Kawasan Yudikatif IKN.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan proyek ini tepat waktu agar dapat segera digunakan. Selain itu, kami juga memastikan mutu konstruksi dan memperketat pengawasan terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),” ujar Dhetik dalam keterangan resmi, Jumat (31/10/2025).
Ia menambahkan, proyek ini bukan sekadar membangun infrastruktur, melainkan juga memperkuat komitmen Waskita terhadap konsep pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan yang menjadi ciri khas IKN.
Konsep “Green City” IKN
Sejalan dengan tema pembangunan IKN sebagai Green City (Kota Hijau), kawasan jalan yudikatif ini dikelilingi area hijau dan taman botani.
“Konsep ini diwujudkan dengan menjaga dan menata ruang terbuka hijau hingga 75 persen dari area proyek. Kami memastikan kawasan kebun raya tetap lestari sekaligus menjadi ruang publik yang tertata rapi dan indah,” jelas Dhetik.
Sebagai BUMN konstruksi berpengalaman lebih dari 64 tahun, Waskita Karya (kode saham: WSKT) telah menyelesaikan sejumlah proyek strategis di IKN sebelumnya. Di antaranya: Gedung Sekretariat Presiden, Kantor Kemenko 3 dan Kemenko 4, Rumah Susun ASN, Jalan Tol IKN Segmen 5A, Jalan Akses VVIP, dan Jalan Feeder (District).
“Waskita Karya akan terus berkontribusi aktif dalam pembangunan IKN sebagai simbol kemajuan bangsa dan pusat pemerintahan masa depan Indonesia,” tegas Dhetik.
Baca juga :



