Search
Close this search box.

Waskita Garap Sekolah Rakyat di Jatim, Progres Tembus 45,5%

Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho, bersama Direktur Operasi II Paulus Budi Kartiko, meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur. (FOTO: Waskita Karya)

Jakarta, SenayanTalks – PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus mempercepat pembangunan proyek Sekolah Rakyat (SR) di Jawa Timur. Hingga akhir April 2026, progres pembangunan lima sekolah tersebut telah mencapai 45,5%.

Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho, bersama Direktur Operasi II Paulus Budi Kartiko, meninjau langsung sejumlah lokasi proyek di Jawa Timur. Perseroan diketahui menggarap lima Sekolah Rakyat yang tersebar di Kabupaten Gresik, Jombang, Sampang, Tuban, dan Kota Surabaya.

Targetnya, seluruh proyek tersebut dapat rampung pada pertengahan tahun ini dan siap digunakan pada tahun ajaran baru Juli 2026.

Pembangunan Sekolah Rakyat menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Dody Hanggodo sebelumnya menegaskan bahwa seluruh proyek SR Tahap II harus selesai tepat waktu.

Menurut Dody, percepatan pembangunan perlu terus dilakukan dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi. Ia meminta seluruh kontraktor memastikan material dan struktur bangunan memiliki daya tahan jangka panjang.

“Bangunan sekolah ini harus bisa bertahan untuk dimanfaatkan minimal selama 20 tahun,” ujar Dody.

Sebelumnya, Dody juga telah meninjau langsung proyek Sekolah Rakyat di Surabaya. Ia memberikan apresiasi atas kecepatan dan kualitas pengerjaan yang dilakukan Waskita Karya.

Bukan Sekadar Proyek

Muhammad Hanugroho menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek konstruksi biasa. Menurutnya, proyek ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi Indonesia.

“Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pemerataan akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” kata Hanugroho dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).

Ia menilai, keberadaan fasilitas pendidikan yang modern dan memadai akan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional.

Libatkan Ribuan Pekerja

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, mengungkapkan bahwa hampir 4.000 pekerja terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur. Sebagian besar di antaranya merupakan tenaga kerja lokal.

Menurut Ermy, para pekerja menjalankan tugas secara bergantian siang dan malam untuk memastikan target penyelesaian tercapai.

“Dedikasi tinggi dan kerja keras ratusan pekerja menjadi ujung tombak keberhasilan proyek,” ujarnya.

Waskita juga berkomitmen untuk terus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal dalam penyelesaian proyek-proyek strategis nasional.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menggerakkan sektor informal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya