Jakarta, SenayanTalks – PLN terus memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan ramah perempuan guna mendorong kontribusi di sektor energi nasional.
Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan International Women’s Day yang digelar di Kantor Pusat PLN, Jakarta, pada Jumat (13/3).
Psikolog sekaligus Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Rose Mini Agoes Salim, mengapresiasi langkah PLN dalam menghadirkan lingkungan kerja yang mendukung perempuan.
Menurut dia, dukungan dari lingkungan kerja dan keluarga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan diri dan produktivitas perempuan.
“Lingkungan kerja yang suportif membuat perempuan mampu memberikan kontribusi lebih besar, baik bagi organisasi maupun masyarakat,” ujarnya.
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, mengatakan bahwa peringatan International Women’s Day menjadi momentum penting untuk membuka ruang yang setara bagi perempuan, termasuk di sektor kelistrikan yang selama ini didominasi laki-laki.
Ia menegaskan bahwa saat ini semakin banyak perempuan di PLN yang berperan sebagai profesional, memimpin tim, hingga mengelola proyek strategis.
“Perempuan memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan sektor energi di Indonesia,” kata Arsyadany.
Peran Perempuan dalam Program ESG
PLN juga menjalankan berbagai program untuk mendukung pemberdayaan perempuan, mulai dari pengembangan kepemimpinan, mentoring, hingga ruang kolaborasi untuk mendorong inovasi.
Menurut Arsyadany, perusahaan ingin menciptakan lebih banyak perempuan yang mampu menjadi inspirasi di lingkungan kerja maupun masyarakat.
“Ketika perempuan diberi ruang untuk berkembang, dampaknya tidak hanya pada individu, tetapi juga organisasi dan masa depan bersama,” ujarnya.
Selain di internal perusahaan, PLN juga mendorong keterlibatan perempuan dalam berbagai program berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG).
Melalui inisiatif Community Development, perempuan terlibat dalam berbagai kegiatan seperti pengelolaan sampah, pemberdayaan ekonomi, hingga program Srikandi Movement di bidang pendidikan, sosial, dan lingkungan.
PLN juga menjalankan program Desa Siaga Bencana yang bertujuan meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap risiko perubahan iklim.
“PLN tidak hanya fokus pada penyediaan listrik, tetapi juga berupaya memberikan dampak sosial yang positif melalui peran aktif perempuan,” kata Arsyadany.
Baca juga :



