Jakarta, SenayanTalks – PT Waskita Wado Energi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Kamis (21/5/2026). Dalam rapat tersebut, perseroan menegaskan komitmennya mempercepat pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Wado berkapasitas 50 megawatt (MW) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
RUPST dilaksanakan secara tatap muka dan dihadiri kuasa pemegang saham, dewan komisaris, serta direksi perseroan. Rapat dipimpin oleh Direktur WWE, Fitry Harianto, dengan empat agenda pembahasan utama.
Saat ini struktur kepemilikan saham WWE terdiri atas PT Waskita Karya Infrastruktur sebagai pemegang saham mayoritas dengan porsi 99,97%, sementara Koperasi Waskita memiliki 0,03% saham.
Fitry mengatakan perseroan tengah mempersiapkan tahapan menuju pembangunan dan operasional proyek PLTA Wado. Menurut dia, proyek tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung agenda transisi energi nasional.
“Saya berharap WWE dapat segera menyelesaikan tahapan persiapan proyek dan masuk ke fase pembangunan dan operasional. Proyek ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transisi energi nasional dan memperkuat portofolio energi baru terbarukan,” ujar Fitry dalam keterangannya, Kamis (22/5/2026).
Sebagai bagian dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk, WWE fokus mengembangkan sektor energi baru terbarukan (EBT) melalui proyek PLTA di Sungai Cimanuk, Sumedang, Jawa Barat.
PLTA Wado dirancang memiliki kapasitas 50 MW dengan memanfaatkan aliran Sungai Cimanuk yang melintasi kawasan hutan, perkebunan, hingga lahan pertanian. Perseroan menilai proyek tersebut dapat menjadi sumber energi berkelanjutan sekaligus mendukung kebutuhan listrik masyarakat.
Selain itu, pembangkit listrik tenaga air dinilai memiliki teknologi yang lebih ramah lingkungan serta biaya perawatan yang relatif rendah dibandingkan sumber energi konvensional.
Komisaris WWE, Fatkhur Rozaq, turut memberikan apresiasi terhadap kinerja manajemen sepanjang 2025. Ia meminta direksi dan seluruh pegawai terus memperkuat sinergi serta menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG).
“Kami sangat mengapresiasi manajemen PT Waskita Wado Energi atas kerja keras yang telah ditunjukkan sepanjang 2025. Dewan Komisaris senantiasa memberikan arahan dan saran kepada Direksi untuk terus meningkatkan kinerja dengan menerapkan prinsip GCG secara konsisten,” kata Fatkhur.
Ia juga berharap seluruh jajaran perusahaan dapat mempercepat langkah strategis agar proyek-proyek perseroan segera memberikan kontribusi nyata bagi sektor energi nasional.
Baca juga :



