Search
Close this search box.

3 Mahasiswa Unika Atma Jaya Raih Beasiswa Fast Track ke Taiwan

Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Biosains, Teknologi dan Inovasi (FBTI), Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, meraih beasiswa program Fast Track berupa menyelesaikan pendidikan sarjana sekaligus melanjutkan ke jenjang magister dengan masa studi yang lebih singkat. (FOTO: Atma Jaya)

Tangerang Selatan, SenayanTalks — Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Biosains, Teknologi dan Inovasi (FBTI), Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, meraih beasiswa program Fast Track 3+1+1 untuk melanjutkan pendidikan ke Yuan Ze University, Taiwan.

Ketiga mahasiswa angkatan 2023 tersebut adalah William Avenneil Kamajaya, Juan Vercelli Chendrawan, dan Aryadhika Hadianto. Melalui program ini, mereka berkesempatan menyelesaikan pendidikan sarjana sekaligus melanjutkan ke jenjang magister dengan masa studi yang lebih singkat.

Direktur Eksekutif YZUxAJCUI Collaboration Center, Ir. Yanto, Ph.D., IPU, ASEAN Eng, menjelaskan skema Fast Track 3+1+1 memungkinkan mahasiswa menjalani tiga tahun pertama pendidikan di Unika Atma Jaya.

Pada tahun keempat, mahasiswa melanjutkan pendidikan di Yuan Ze University, Taiwan, untuk menyelesaikan pendidikan sarjana. Periode tersebut sekaligus menjadi bagian awal dari pendidikan magister.

“Program ini menarik karena mahasiswa menempuh tiga tahun kuliah di Atma Jaya, kemudian pada tahun keempat mulai kuliah di Taiwan untuk menyelesaikan pendidikan S1 sekaligus mulai menempuh program S2. Pada tahun kedua di Taiwan, mereka dapat menyelesaikan pendidikan magister,” ujar Yanto.

Dengan skema tersebut, mahasiswa dapat memperoleh gelar sarjana dari Unika Atma Jaya dan gelar Magister Teknik Mesin dari Yuan Ze University dalam waktu lima tahun.

“Jadi, Fast Track 3+1+1 memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan dua gelar dalam waktu yang relatif lebih singkat, sekaligus memperoleh pengalaman akademik internasional di Taiwan,” kata Yanto.

Menurut Yanto, program tersebut juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan lingkungan akademik internasional sekaligus memperluas wawasan dan kompetensi di bidang teknik mesin.

Subsidi Tiket

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberangkatan mahasiswa, YZUxAJCUI Collaboration Center memberikan subsidi tiket perjalanan sebesar Rp3,75 juta kepada masing-masing dari tiga penerima beasiswa.

Ketiga mahasiswa tersebut dijadwalkan berangkat ke Taiwan pada akhir Agustus 2026 untuk melanjutkan pendidikan di Yuan Ze University.

Acara pelepasan penerima beasiswa turut dihadiri Guru Besar Teknik Mesin Prof. Dr. Djoko Setyanto, M.Sc.; Wakil Dekan II FBTI Feliks Prasepta Sejahtera Surbakti, Ph.D.; Kepala Kemahasiswaan FBTI Dr. Yasinta Ratna Esti Wulandari, M.Si.; serta orang tua para mahasiswa.

Program Fast Track 3+1+1 merupakan bagian dari kerja sama internasional antara Unika Atma Jaya dan Yuan Ze University. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri sekaligus memperoleh pengalaman akademik internasional.

Bagi mahasiswa Teknik Mesin Unika Atma Jaya, skema tersebut juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kompetensi akademik dan profesional melalui pengalaman belajar di Taiwan.

Dengan masa studi lima tahun, mahasiswa peserta program berpeluang memperoleh dua gelar, yakni gelar sarjana dari Unika Atma Jaya dan gelar magister teknik mesin dari Yuan Ze University.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya