Jakarta, SenayanTalks – PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus mempercepat pembangunan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Sumatra Barat. Realisasi pengerjaan proyek senilai Rp553,28 miliar itu telah menembus 78,83 persen.
Sebelumnya, Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade sempat meninjau langsung ke lokasi bandara yang terletak di Kabupaten Padang Pariaman tersebut. Keduanya mengapresiasi kualitas kerja Waskita.
“Terima kasih seluruh tim yang sudah bekerja dengan baik. Semoga hasil kerja yang kita berikan dapat dirasakan dan dinikmati oleh seluruh masyarakat,” ujar Dony di sela kunjungan.
Rencananya, sejumlah fasilitas dan prasarana baru BIM sudah bisa dimanfaatkan pada kuartal I 2027 mendatang. Kini Perseroan tengah fokus menyelesaikan perluasan terminal, bangunan cooling tower, chiller, dan power house.
Kemudian tidak hanya melakukan revitalisasi area tunggu (boarding lounge) dan toilet, Waskita turut memberikan sentuhan budaya pada desain gedung. Perseroan menghadirkan identitas lokal Minangkabau dalam dinamika ruang bandara yang serbacepat.
Disediakan pula area hijau di dalam terminal dengan menambahkan elemen lanskap pepohonan di beberapa titik strategis. Langkah ini diharapkan membawa suasana asri, sejuk, sekaligus menenangkan.
Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko mengatakan, apresiasi dari berbagai pihak khususnya masyarakat, DPR, dan Danantara menjadi semangat bagi tim di lapangan untuk mengoptimalkan proses konstruksi. Dengan begitu, Bandara Internasional Minangkabau dapat hadir lebih nyaman.
“Kami merasa bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang mampu menunjang konektivitas masyarakat Sumatra Barat ke berbagai kota di Indonesia maupun mancanegara. Bandara ini tidak hanya berfungsi sebagai pendukung integrasi tranportasi, tapi juga menjadi mesin pertumbuhan ekonomi daerah karena memudahkan arus investasi, perdagangan, serta logistik,” jelas Paulus dalam keterangan resmi, Selasa (3/11/2026).
BIM turut membuka gerbang pariwisata di Sumatra Barat seperti destinasi Jam Gadang, Lembah Anai, ataupun Kepulauan Mentawai. Pada akhirnya akan memperluas pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan membuka peluang kerja.
“Ke depannya Waskita Karya siap terus mendukung kemajuan bangsa melalui pengerjaan berbagai proyek di Tanah Air. Kami percaya, semakin banyak infrastruktur terbangun maka pemerataan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin cepat terwujud,” tutur dia.
Baca juga :



