Jakarta, SenayanTalks – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) memperluas lini bisnisnya dengan menambah sejumlah kegiatan usaha baru yang telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) kedua yang digelar pada Kamis (11/6/2026).
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan terkait penambahan beberapa Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis sekaligus mengoptimalkan aset yang dimiliki.
Adapun kegiatan usaha baru yang akan dijalankan WSBP mencakup jasa laboratorium, jasa sewa plant atau peralatan produksi, serta jasa sewa kendaraan ekspedisi.
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, mengatakan penambahan lini usaha tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing perusahaan di tengah dinamika industri konstruksi dan manufaktur beton.
“Penambahan kegiatan usaha ini merupakan salah satu langkah strategis WSBP dalam memperkuat daya saing dan menciptakan peluang pertumbuhan baru. Kami melihat potensi yang baik pada sektor-sektor usaha yang memiliki keterkaitan dengan kompetensi dan sumber daya yang telah dimiliki Perseroan,” ujar Fandy dalam keterangan resmi.
Menurutnya, ekspansi usaha ini dilakukan setelah melalui kajian Studi Kelayakan Bisnis yang disusun oleh penilai independen. Kajian tersebut mencakup aspek pasar, operasional, keuangan, hingga prospek pengembangan usaha guna memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.
Berdasarkan hasil studi tersebut, seluruh kegiatan usaha yang ditambahkan dinilai layak untuk dijalankan dan berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perusahaan. Selain membuka sumber pendapatan baru, diversifikasi usaha ini juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional melalui optimalisasi pemanfaatan aset yang telah dimiliki WSBP.
Fandy menambahkan, langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi WSBP sebagai penyedia solusi terintegrasi di industri beton pracetak dan sektor pendukung konstruksi.
“Melalui penambahan kegiatan usaha ini, WSBP semakin memperkuat perannya sebagai one stop solution di industri beton terintegrasi, konstruksi, modular, serta peralatan pendukung sesuai kebutuhan pelanggan. Kami optimistis langkah ini dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus memperluas kontribusi Perseroan dalam mendukung pembangunan nasional,” katanya.
Ke depan, WSBP menegaskan akan menjalankan setiap pengembangan usaha dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
Manajemen meyakini penerapan GCG menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan usaha serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Baca juga :



