Search
Close this search box.

HUT Ke-48 Tahun, Tripa Andalkan Bisnis Properti dan Kredit

Pelaksanaan kegiatan donor darah dalam rangka perayaan HUT ke-48 Tahun Tripa yang berlangsung di kantor pusat Tripa di Jakarta. (FOTO: STC/Bakrie)

Jakarta, SenayanTalks — PT Asuransi Tri Pakarta (Tripa) mencatatkan kinerja bisnis pada semester I 2026 yang positif dengan realisasi bisnis yang terus bertumbuh. Perusahaan meyakini pertumbuhan bisnis berpotensi lebih kuat pada semester II 2026 seiring siklus bisnis yang meningkat pada paruh kedua tahun.

Direktur Keuangan Tripa Indomora Harahap mengatakan perusahaan tetap mempertahankan target pertumbuhan bisnis meski kondisi ekonomi dan geopolitik global masih menjadi tantangan bagi industri asuransi.

“Targetnya tetap naik. Realisasinya biasanya semester dua mulai ada lonjakan. Semester satu ini masih stabil, belum ada peningkatan yang berarti,” kata Indomora.

Menurut Indomora, salah satu faktor yang memengaruhi perkembangan bisnis asuransi saat ini adalah kondisi geopolitik yang berdampak pada harga berbagai komponen, terutama barang-barang impor. Kenaikan harga tersebut pada akhirnya dapat meningkatkan nilai pertanggungan maupun biaya klaim.

“Karena geopolitik begini pasti loss ratio naik. Ada komponen-komponen barang impor yang mendorong harganya juga naik. Loss ratio naik, hard claim-nya naik, biaya naik,” ujar Indomora.

Dari sisi portofolio, lanjut Indomora, bisnis kredit dan properti masih menjadi lini yang diandalkan Tripa. Selain kedua lini tersebut, perusahaan juga menjalankan bisnis marine pool, motor vehicle, serta surety bond.

Indomora menjelaskan, bisnis kredit yang dimaksud merupakan penjaminan atas fasilitas kredit yang diberikan perbankan kepada nasabah. Sementara bisnis properti yang menjadi salah satu kontribusi terbesar Tripa bukan hanya berkaitan dengan kredit pemilikan rumah (KPR), melainkan terutama perlindungan atas aset yang menjadi jaminan kredit.

“Kalau yang properti yang saya maksudkan sebetulnya bukan KPR, tapi jaminan rumah, tanah, bangunan, kebakaran, insurance kebakaran,” katanya.

Direktur Utama Tripa G. C. Koen Yulianto mengungkapkan bahwa bisnis Tripa semakin solid memasuki usia perusahan yang ke-48 tahun pada 21 Agustus 2026. Menurutnya, bisnis asuransi masih prospektif di tengah tantangan geopolitik.

Koen mengungkapkan momentum usia ke-48 tahun Tripa dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi usaha dan solidaritas karyawan dengan menyelenggarakan kegiatan sosial seperti donor darah. Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin Tripa yang tidak hanya diarahkan sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga bagian dari upaya mendorong kesadaran kesehatan di lingkungan perusahaan.

“Kami ingin menjadikan perayaan HUT ke-48 Tripa bukan hanya sebagai momentum untuk merayakan perjalanan perusahaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk berbagi dan memberikan manfaat nyata bagi sesama,” jelas Koen.

Koen mengaku mengajak direksi dan seluruh karyawan Tripa untuk ikut berpartisipasi melakukan donor darah secara sukarela sebagai bentuk kontribusi bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Donor itu kan dia memberikan untuk diri sendiri yang paling utama. Jadi dia lebih sehat. Ini juga masalah kemanusiaan. Saya ikut donor darah lho,” kata Koen usai mendonorkan darahnya.

Kegiatan donor darah diikuti karyawan Tripa dari kantor pusat, kantor cabang di Jakarta, serta karyawan dari lingkungan grup perusahaan, termasuk sejumlah anak usaha dan entitas yang berada dalam ekosistem BNI Group. Keterlibatan peserta dari eksternal perusahaan membuat jumlah calon pendonor berpotensi bertambah dari target awal yang telah ditetapkan.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya