Search
Close this search box.

Bangun Water Treatment, Tim Ekspedisi Patriot Unpad Perkuat Akses Air Bersih di Fakfak

Fakfak, SenayanTalks — Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad) meresmikan instalasi pengolahan air atau water treatment berbasis masyarakat di kawasan Bomberay–Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Senin (26/10/2026). Fasilitas ini dikembangkan untuk membantu warga memperoleh akses air dengan kualitas yang lebih baik.

Instalasi bernama Water Treatment Pasoepati Padjadjaran tersebut melengkapi sumur bor yang sebelumnya dibangun dengan bantuan TNI. Jika sumur bor menyediakan sumber air, tim Unpad mengembangkan sistem pengolahan untuk meningkatkan kualitas air sebelum dimanfaatkan masyarakat.

Program ini berangkat dari persoalan air sumur yang selama ini dikeluhkan warga. Meski terlihat jernih saat ditimba, air tersebut dilaporkan berbau seperti karat dan meninggalkan endapan pekat setelah didiamkan.

Kajian Tim Ekspedisi Patriot Unpad bersama Puskesmas Bomberay sejak Agustus 2026 menemukan tingkat keasaman air yang perlu mendapat perhatian. Tim melakukan pengujian sejumlah parameter air, pengukuran tinggi muka air tanah, serta pemetaan kondisi air di beberapa titik kawasan Bomberay–Tomage.

Salah satu hasil pengujian menunjukkan nilai pH air berubah dari 5,94 sebelum pengolahan menjadi 6,7 setelah melalui proses filtrasi.

Perubahan tersebut menunjukkan tingkat keasaman air berkurang dan nilainya semakin mendekati netral. Namun, nilai pH saja belum cukup untuk memastikan air aman dikonsumsi. Kelayakan air minum juga perlu ditentukan melalui pengujian parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi sesuai standar kesehatan yang berlaku.

Tim Unpad mengembangkan sistem filtrasi dengan memanfaatkan bahan penyaring yang relatif mudah diperoleh masyarakat. Model pengolahan tersebut dirancang agar lebih mudah diterapkan dan dirawat secara mandiri oleh warga.

Pendekatan berbasis masyarakat ini diharapkan membantu keberlanjutan fasilitas setelah pembangunan dan serah terima selesai dilakukan.

Enam Titik Instalasi Disiapkan

Ketua Tim Ekspedisi Patriot Unpad, Dr. Eddy Renaldi, mengatakan pengembangan instalasi air dilakukan secara bertahap di enam kampung yaitu Kampung Mekar Sari, Onim Jaya, Pinang Agung, Wonorejo, Mbima Jaya, dan Tesha.

Hingga peresmian pada Senin, instalasi di Kampung Mekar Sari dan Onim Jaya telah siap beroperasi secara optimal. Sementara itu, empat instalasi lainnya masih dalam tahap pengembangan.

Setelah acara peresmian dan serah terima, rombongan bersama tokoh masyarakat meninjau langsung fasilitas di Kampung Mekar Sari dan Onim Jaya.

Direktur Direktorat Riset, Hilirisasi, dan Pengabdian pada Masyarakat Unpad, Prof. dr. Nur Atik, M.Kes., Ph.D., mengatakan program yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) perlu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurut dia, keberlanjutan menjadi hal penting agar program tidak berhenti setelah pembangunan selesai. Fasilitas yang telah tersedia perlu dijaga agar dapat terus beroperasi dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Komandan Kodim 1803/Fakfak, Letkol Inf. Wahlin Rahman, S.Pd., juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk mempercepat pelaksanaan program dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Fakfak, Lud Masrur Kamud, mengajak warga memanfaatkan dan merawat fasilitas tersebut secara bersama-sama.

Perwakilan Distrik Bomberay, Siti Yaroh, turut mengapresiasi kontribusi Tim Ekspedisi Patriot Unpad dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di kawasan tersebut.

PLTS Dikembangkan di Sejumlah Fasilitas

Selain pengolahan air, Tim Ekspedisi Patriot Unpad mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di sejumlah lokasi, antara lain SMKN 2 Fakfak, Puskesmas Bomberay, tempat ibadah, dan Kampung Tesha.

Pengembangan PLTS di Kampung Tesha menjadi perhatian khusus karena wilayah tersebut dilaporkan belum memiliki akses listrik.

Melalui pengembangan infrastruktur air dan energi surya, Tim Ekspedisi Patriot Unpad berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di kawasan Bomberay–Tomage.

Ke depan, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh tersedianya instalasi, tetapi juga oleh konsistensi pengoperasian, pemeliharaan, pengujian kualitas air secara berkala, serta keterlibatan masyarakat dalam pengelolaannya.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya