Search
Close this search box.

30 Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Peserta Aktif BPJS Ketenagakerjaan

Bekasi, SenayanTalks — BPJS Ketenagakerjaan memastikan adanya perlindungan bagi para korban kecelakaan yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Senin (27/4) malam. Tindak cepat ini dilakukan untuk menjamin pemenuhan hak dan perawatan medis bagi peserta yang terdampak musibah.

Dalam respons cepat tersebut, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Dedi Hardianto, bersama Direktur Pelayanan, Trisna Sonjaya, serta Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, langsung melakukan kunjungan ke RSUD Bekasi dan RS Primaya Bekasi Timur pada Selasa (28/4). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan korban menerima perawatan medis terbaik sesuai dengan kebutuhan medis masing-masing.

Dedi Hardianto menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk memberikan perlindungan penuh bagi para peserta yang mengalami musibah.

“Kami pastikan korban yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan pelayanan medis yang optimal. Ini adalah tanggung jawab kami sebagai lembaga yang mengelola jaminan sosial bagi pekerja,” ujarnya.

Dedi juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Bekasi dan tenaga medis yang bekerja sama dalam memberikan perawatan kepada para korban.

Trisna Sonjaya, Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, menambahkan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat untuk memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan medis yang memadai.

“Kami sangat berduka atas kejadian ini. BPJS Ketenagakerjaan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan layanan terbaik bagi para korban,” kata Trisna.

Data sementara menunjukkan, sebanyak 30 orang korban adalah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Dari jumlah tersebut, 26 orang masih dalam perawatan, sementara 4 lainnya meninggal dunia.

Trisna menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya fokus pada pemulihan medis tetapi juga mempercepat proses pembayaran manfaat bagi ahli waris korban meninggal. Hal ini menjadi bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan pelayanan yang proaktif dan responsif.

“Kami akan terus memantau perkembangan kesehatan korban dan berkoordinasi intensif dengan pihak terkait apabila ada informasi tambahan mengenai korban lainnya,” tambah Trisna.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah bersama berbagai pihak, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, terus hadir untuk memastikan perlindungan masyarakat, baik selama proses evakuasi maupun pemulihan medis.

“Pemerintah berkomitmen penuh untuk memberikan perlindungan kepada warga, mulai dari evakuasi hingga pemulihan,” ujar Tri.

Tri juga menekankan pentingnya bagi pengusaha untuk memastikan pekerjanya terdaftar dalam program jaminan sosial.

“Risiko kecelakaan kerja bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, oleh karena itu, pengusaha wajib mendaftarkan pekerjanya untuk mendapatkan perlindungan,” pungkasnya.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya