Search
Close this search box.

Bangun RSUD Padang Pariaman, PT SMI Kucurkan Rp69,7 Miliar

Jakarta, SenayanTalks – PT Sarana Multi Infrastruktur atau PT SMI menyalurkan pembiayaan senilai Rp 69,7 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D di Kecamatan Sungai Limau.

Pendanaan tersebut digunakan untuk pembangunan gedung rumah sakit, pengadaan alat kesehatan, mebeler, hingga manajemen konstruksi.

Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan pembangunan RSUD tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan masyarakat di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan fasilitas kesehatan.

“RSUD Tipe D ini dirancang dengan kapasitas 50-60 tempat tidur yang dapat melayani sekitar 5-6 kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman,” ujar Reynaldi dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026).

Menurut dia, kehadiran rumah sakit tersebut diharapkan mampu memperpendek waktu tempuh masyarakat untuk mendapatkan layanan medis sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar.

Perjanjian pembiayaan ditandatangani pada 21 Mei 2026 di Kantor PT SMI oleh Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa bersama Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis.

Penandatanganan itu turut dihadiri Kepala Cabang Bank Nagari Cabang Lubuk Alung Afrizon dan sejumlah perwakilan kementerian terkait.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi atas dukungan pembiayaan yang diberikan PT SMI untuk pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.

Ia menargetkan groundbreaking atau peletakan batu pertama proyek dapat dilakukan paling lambat pertengahan Juli 2026 agar operasional rumah sakit segera dirasakan masyarakat.

“Saya juga akan ikut memastikan kesungguhan kontraktor dalam pelaksanaannya, karena ini merupakan dana yang harus dipertanggungjawabkan dengan baik,” kata John.

Selain meningkatkan layanan kesehatan, pembangunan RSUD tersebut juga diproyeksikan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan UMKM, serta peningkatan aktivitas ekonomi di kawasan rumah sakit.

PT SMI menilai infrastruktur kesehatan yang memadai juga dapat meningkatkan daya tarik investasi daerah dan mendukung kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Secara ekonomi, Kabupaten Padang Pariaman memiliki struktur ekonomi yang didominasi sektor transportasi dan pergudangan dengan kontribusi sebesar 22,10 persen terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) tahun 2025. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyusul dengan kontribusi 20,49 persen.

Berdasarkan hasil kajian kelayakan, proyek pengembangan RSUD tersebut memiliki nilai Internal Rate of Return (IRR) sebesar 4,80 persen atau berada di atas BI Rate sehingga dinilai layak dilaksanakan.

Hingga Maret 2026, total komitmen pembiayaan daerah PT SMI tercatat mencapai Rp 37,44 triliun dengan outstanding sebesar Rp 15,25 triliun.

Baca juga :

Artikel Terkait

Berita Sebelumnya