Jakarta, SenayanTalksa — PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) melakukan penyesuaian strategi bisnis dan pencatatan keuangan seiring penerapan standar akuntansi baru di industri asuransi. Perubahan tersebut turut memengaruhi cara perusahaan mengakui pendapatan premi.
Direktur Keuangan PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) Indomora Harahap mengatakan, jika sebelumnya pendapatan premi dapat dibukukan sekaligus ketika premi diperoleh, kini pengakuannya disesuaikan dengan masa layanan pertanggungan.
“Kalau dulu kita buku langsung sekaligus pada saat mendapatkan premi, kalau sekarang dibuku sesuai dengan masa layanan,” ujar Indomora.
Perubahan mekanisme pengakuan pendapatan tersebut membuat strategi akuisisi bisnis TRIPA ikut mengalami penyesuaian. Perusahaan kini lebih fokus mengakuisisi bisnis pertanggungan dengan periode yang lebih pendek.
“Poinnya cara kita berbisnis beda. Sekarang fokusnya untuk akuisisi bisnis pertanggungan jangka pendek, setahun,” kata Indomora.
Menurutnya, perubahan tersebut membuat perusahaan perlu menyesuaikan pendekatan dalam memperoleh bisnis. Strategi yang sebelumnya dapat mengandalkan bisnis dengan periode lebih panjang kini diarahkan pada pertanggungan dengan masa layanan yang lebih pendek.
Dengan strategi tersebut, TRIPA tidak hanya mengejar pertumbuhan premi, tetapi juga memperhatikan kualitas bisnis, efisiensi biaya dan pengelolaan risiko.
Kinerja Semester I 2026 Masih Landai
Penyesuaian strategi tersebut berlangsung di tengah kinerja bisnis TRIPA pada semester I 2026 yang masih relatif landai. Perusahaan memperkirakan peningkatan realisasi bisnis akan lebih terlihat pada semester II 2026.
Indomora mengatakan bisnis kredit dan properti masih menjadi penopang utama portofolio TRIPA. Namun, perusahaan juga menghadapi tekanan dari kondisi ekonomi dan geopolitik yang berdampak terhadap biaya serta nilai pertanggungan.
TRIPA pun menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga kinerja bisnis, termasuk efisiensi biaya dan pengajuan re-pricing.
“Jadi kita tekan biaya, mau enggak mau. Efficiency, pasti. Efficiency artinya efektivitas, biaya yang efektif,” ujarnya.
Memasuki semester II 2026, TRIPA berharap realisasi bisnis mulai meningkat. Di saat yang sama, perusahaan terus menyesuaikan strategi akuisisi dan pengelolaan bisnis agar sejalan dengan perubahan standar akuntansi serta dinamika industri asuransi.
Baca juga :



