Bandung, SenayanTalks — Komisi VI DPR RI mendorong PT ASABRI (Persero), PT Taspen (Persero), dan PT Bank Mandiri Taspen memperkuat kemampuan pendanaan serta investasinya. Penguatan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan manfaat bagi peserta dan penerima manfaat.
Anggota Komisi VI DPR RI Sturman Panjaitan mengatakan ketiga perusahaan memiliki posisi penting dalam pengelolaan dana dan layanan bagi peserta pensiun. Karena itu, kemampuan pendanaan dan investasi perlu terus diperkuat agar manfaat yang diberikan dapat berkelanjutan.
“Kami mendapatkan informasi bahwa baik Taspen, ASABRI maupun Mandiri Taspen ini memang tiga perusahaan yang harus ditingkatkan kemampuannya, termasuk pendanaannya, bahkan investasinya,” ujar Sturman dalam kunjungan kerja spesifik Komisi VI DPR RI di Bandung, Kamis, 2 Oktober 2026.
Menurut Sturman, pengelolaan investasi menjadi salah satu faktor penting karena berkaitan dengan kemampuan perusahaan menjaga manfaat bagi peserta dalam jangka panjang. Dana yang dikelola, kata dia, perlu dikembangkan secara optimal agar tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga menopang keberlanjutan program.
Dalam materi yang dipaparkan kepada Komisi VI DPR, Bank Mandiri Taspen mencatat pertumbuhan basis penerima pensiun. Hingga Agustus 2026, jumlah penerima pensiun yang dilayani mencapai sekitar 688 ribu orang.
Bank Mandiri Taspen juga mencatat pangsa pasar sebesar 19,12 persen pada segmen Taspen dan 12,08 persen pada segmen ASABRI.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan layanan keuangan bagi peserta dan penerima manfaat program pensiun. Tantangannya bukan hanya memastikan pembayaran manfaat berjalan, tetapi juga mengembangkan ekosistem yang dapat meningkatkan kesejahteraan peserta.
Bank Mandiri Taspen, misalnya, mengembangkan sejumlah program bagi pensiunan yang mencakup layanan kesehatan, aktivitas sosial, dan pemberdayaan ekonomi.
Salah satunya melalui Ekosistem Kemitraan Wirausaha Mantap Sejahtera. Program tersebut meliputi pelatihan, akses kemitraan usaha, pendampingan pengembangan bisnis, hingga peningkatan kelas usaha.
Manfaat Tak Berhenti pada Pembayaran Pensiun
Sturman mengatakan perubahan kebutuhan peserta perlu menjadi pertimbangan dalam pengembangan ASABRI, Taspen, dan Bank Mandiri Taspen. Perusahaan dinilai tidak cukup hanya menjalankan fungsi pembayaran manfaat pensiun.
Menurut dia, penguatan pengelolaan dana dan investasi semestinya diarahkan untuk menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi peserta sekaligus mendukung keberlanjutan program.
“Ke depan bagaimana agar pengelolaan itu bisa berkembang dengan baik. Kami juga mengharapkan manfaatnya untuk semua, bukan sekadar semuanya pensiun, tetapi juga bermanfaat bagi pemerintah,” kata dia.
Sturman mengatakan hasil kunjungan kerja Komisi VI akan dibawa ke pembahasan di DPR. Komisi VI, kata dia, akan melihat langkah yang perlu dilakukan pemerintah dan perusahaan untuk memperkuat pengelolaan dana serta keberlanjutan program.
“Kita akan menunjukkan apa yang perlu dilakukan pemerintah, yang punya pegangan kepada ASABRI, kepada perusahaan. Yang kedua, kita coba mengulang lagi bagaimana ke depan agar pengelolaan itu bisa berkembang dengan baik,” ujar Sturman.
Baca juga :



